Peranan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Etika Berpakaian Islami di MTs Husnayain Salulebbo

Authors

  • Fifi Wulandari Firman Universitas Muhammadiyah Makassar Author
  • St. Muthaharah Universitas Muhammadiyah Makassar Author
  • Elli Elli Universitas Muhammadiyah Makassar Author

Keywords:

Peranan Guru, Pendidian Agama Islam, Pembinaan Etika, Pakaian Islami

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran etika berpakaian peserta didik di MTs Husnayain Salulebbo kabupaten Mamuju Tengah, untuk mengetahui peranan guru Pendidikan Agama Islam dalam pembinaan etika berpakaian peserta didik di MTs Husnayain Salulebbo kabupaten Mamuju Tengah, dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pembinaan etika berpakaian peserta didik di MTs Husnayain Salulebbo kabupaten Mamuju Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) gambaran etika berpakaian peserta didik di MTs Husnayain Salulebbo sudah dapat dikatakan baik, karena di MTs Husnayain Salulebbo telah menerapkan etika-etika berpakaian yang sesuai dengan syariat Islam seperti menutup aurat, berpakaian longgar dan tidak transparan bagi perempuan, tidak saling menyerupai pakaian dari lawan jenis, serta aturan-aturan lain terkait etika berpakaian yang telah ditetapkan. Peserta didik di MTs Husnayain Salulebbo sebagian besar sudah memahami makna dari berpakaian yang islami walaupun masih ada beberapa yang melanggar peraturan, dan belum benar-benar memahami etika berpakaian yang sesuai dengan syariat Islam. 2) Peranan guru utamanya guru Pendidikan Agama Islam dalam pembinaan etika berpakaian peserta didik di MTs Husnayain Salulebbo meliputi beberapa peran penting yaitu, guru sebagai pengajar, guru sebagai pendidik, guru sebagai pembimbing, guru sebagai pelatih, guru sebagai pengontrol, guru sebagai pengingat, dan guru sebagai panutan. 3) Faktor pendukung pembinaan etika berpakaian peserta didik meliputi, lingkungan yang Islami, peraturan madrasah yang ditetapkan, Peserta didik bermukim di asrama madrasah, kegiatan keagamaan, guru yang konsisten, dan guru yang mau bekerja sama dalam proses pembinaan. Adapun faktor penghambat pembinaan etika berpakaian peserta didik antara lain, lingkungan rumah/keluarga yang tidak mendukung, pengaruh lingkungan yang tidak islami, guru tidak mampu mengontrol peserta didik saat berada di luar asrama, pengaruh media sosial, kurangnya kesadaran diri sendiri dari peserta didik, dan krisis/kurang keteladanan dari orang tua

References

Aat Syafaat dan Sohari Sahrani. 2008. Peran Pendidikan Islam dalam Mencegah Kenakalan Remaja. Jakarta: PT Raja Grafindo Persabda.

Abu ‘Abdullah Muhammad ibn Isma’il ai-Bukhari. Sahih al-Bukhari. Jilid 20. Kairo: Dar al-Fikr, t.th.

Ahmad Amin dalam Ida Suryani Wijaya. “Etika Berbusana Mahapeserta didik STAIN Samarinda”, Jurnal Fenomena, Vol. 4, No. 1, (2012).

Ahmad bin Hanbal. Musnad Ahmad bin Hambal. Juz 2. Mesir: Muassasah Qurtabah.

Ahmad Faiz Asifuddin. 2012. Pendidikan Islam, Basis Pengembangan Umat, Jakarta: Naashirussunnah.

Ahmad Fauzi. “Pakaian Wanita Muslimah”. Jurnal Ekonomi Syariah. Vol.1, No.1, (2016).

Akmal Hawi. 2013. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persabda.

Al-Qur’an Kemenag Online. (2024). Qur’an dan Terjemahan. https://quran.kemenag.go.id/

Amirah, A., Ulviani, M., & Muthahharah, S. (2023). Strategies For Protection Of Violence Against Children Through The Aisyiyah Love of Children (Gaca) Movement In Aba Branch Kindergarten, Mamajang, Makassar. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(01).

Emzir. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif: Analisis Data. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Fachruddin dalam Setia Budiyanti. “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemakaian Jilbab di Kalangan Mahasiswi Universitas Swadaya Gunung Jati Kota Cirebon”. Jurnal Pendidikan Islam. Vol. 8, No. 11, (2017).

Habibah. “Sopan Satun Berpakaian dalam Islam”. Jurnal Pesona Dasar. Vol. 2, No.. 3, (2014).

Hastharita, R., & Jasri, J. (2024). Facebook dan Etika Digital: Pendekatan Hukum Islam terhadap Batasan Konten Media Sosial. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 1(4), 672-677.

Husein Sahib. 2008. Jilbab Menurut al-Quran dan as-Sunnah. Jakarta: Mizan.

Ibrahim Muhammad Al-Jamal. 2002. Fiqih Wanita. Bandung: Gema Insani Press.

Ida Suryani Wijaya. “Etika Berbusana Mahapeserta didik STAIN Samarinda”. Jurnal Fenomena. Vol. 4, No. 1. (2012).

Imam Suprayogo dan Tobroni. 2003. Metodologi Penelitian Sosial-Agama. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Is, S. S., & Malli, R. (2022). Peranan TK/TPA Binaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sinjai dalam Mempertahankan Budaya Kearifan Lokal Baca Tulis Alquran “Mallepu” di abad 21. FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam, 15(01), 59-71.

Jasri, J., Istiqamah, N., & Rufaida, E. R. (2024). RICE WAGE SYSTEM IN THE RICE MILLING PROCESS: PERSPECTIVE OF SHARIA CONTRACT PRINCIPLES. istinbath, 23(1), 107-123.

Kementerian Agama RI. Al-Quran & Terjemah. Bandung: PT. Sygma Examedia Arkanleema.

Kholisin, dkk. 2007. Akidah Akhlak. Sidoarjo: Media Ilmu.

Lexy J, Moleong. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Marno. 2014. Strategi, Metode, dan Teknik Mengajar. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Moh. Roqib. Ilmu Pendidikan Islam. Yogyakarta: LKIS, 2009.

Muhaimin, dkk. 2008. Paradigma Pendidikan Islam. Bandung: PT Rosdakarya.

Muhaimin. 2005. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Muhammad Al Ghazali. 2003. Dilema Wanita di Era Modern: Wanita di persimpangan Islam dan Tradisi. Jakarta Selatan: Mustaqiim.

Pemerintahan Pusat. 2006. Undang-undang Guru dan Dosen: (UU RI No.14 Th.2005). Jakarta: Sinar Grafika.

Qodratilah, dkk. 2011. Kamus Besar Bahasa Indonesia untuk Pelajar. Jakarta: Badan pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan kebudayaan.

Sofyan S, Wilis. 2008. Remaja dan Masalahnya: Mengupas berbagai Bentuk Kenakalan Remaja Seperti Narkoba, Free Sex dan Pemecahnya. Bandung: Alfabeta.

Sudarno. 2005. Etika dan Mode Berpakaian Menurut Syari‟at Islam, LPID: Surakarta.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suparta. 2016. Pengantar Teori dan Aplikasi Pengembangan Kurikulum PAI. Jakarta: PT Raja Grafindo Persabda.

Syaiful Bahri Djamarah. 2019. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: PT Rineka Cipta,

Thawilah dalam Rita Oktaviani, dkk. “Pengaruh Pemahaman Agama Islam terhadap Etika Berpakaian”. Jurnal Pendidikan Islam. Vol. 8, No. 1, (2019).

Tim Literasi Nusantara. 2021. Undang-Undang Sikdiknas Sistem Pendidikan Nasional. Jawa timur: PT. Literasi Nusantara.

Published

2024-02-26

How to Cite

Peranan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Etika Berpakaian Islami di MTs Husnayain Salulebbo. (2024). Jurnal Publikasi Ilmiah, 1(1), 62-70. https://mail.synthesisjournal.com/index.php/JPI/article/view/9