The Role of KH. Abdul Djabbar Ashiry in Fostering Islamic Education at Darul Arqam Muhammadiyah Gombara Islamic Boarding School, Makassar
Kata Kunci:
Islamic education, pesantren, student development, educational leadershipAbstrak
This study examines the role of KH. Abdul Djabbar Ashiry in fostering Islamic education at Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara Makassar. The study is important because pesantren leadership in Indonesia is not only related to institutional management but also to the transmission of Islamic values, regeneration of ulama, character formation, and the sustainability of religious educational traditions. This research employed a qualitative approach using historical and figure-study methods. Data were collected through documentation, observation, pesantren archival tracing, and in-depth interviews with family members, alumni, educators, and figures who understood the legacy of KH. Abdul Djabbar Ashiry. The findings show that KH. Abdul Djabbar Ashiry played a fundamental role as founder, educator, spiritual leader, institutional manager, and initiator of ulama regeneration. His ideas were embodied in visionary, participatory, and exemplary leadership; the integration of religious and general knowledge; transparent financial management; humanistic human-resource development; and progressive infrastructure development. His educational legacy continues through the culture of discipline, teacher role modeling, integrative curriculum, Islamic character formation, alumni networks, and institutional adaptability without abandoning Islamic and Muhammadiyah values. Supporting factors included Muhammadiyah support, community participation, donors, loyal educators, alumni, dormitory-based education, and institutional partnerships. Inhibiting factors included funding limitations, human-resource gaps, infrastructure and technological constraints, resistance to change, managerial complexity, and internal institutional dynamics. This study affirms that KH. Abdul Djabbar Ashiry laid a holistic, character-based, and sustainable foundation for Islamic education in a Muhammadiyah pesantren contextReferensi
Ahmad, A. K. (2018). Partisipasi ulama dalam pendidikan Islam dan pandangannya tentang penyelenggaraan madrasah di Indonesia dewasa ini. Al-Qalam, 12(1), 1.
Asifudin, A. J. (2016). Manajemen pendidikan untuk pondok pesantren. Manageria: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1, 355-366.
Azhar, Wuradji, & Siswoyo, D. (2015). Pendidikan kader dan Pesantren Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi.
Badu, S. Q., & Djafri, N. (n.d.). Kepemimpinan perilaku organisasi.
Bosra, M., et al. (2015). Menapak jejak menata langkah: Sejarah dan biografi ketua-ketua Muhammadiyah Sulawesi Selatan. Suara Muhammadiyah.
Busro, M. (2018). Teori-teori manajemen sumber daya manusia.
Dhofier, Z. (2011). Tradisi pesantren: Studi pandangan hidup kyai dan visinya mengenai masa depan Indonesia. LP3ES.
Faj, A. (2011). Manajemen pendidikan pesantren dalam perspektif Dr. KH. Abdullah Syukri Zarkasyi. Jurnal At-Ta'dib, 6(2), 239-256.
Husaini, H., & Fitria, H. (2019). Manajemen kepemimpinan pada lembaga pendidikan Islam. JMKSP: Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan, 4(1), 43.
Marsudi, M. S., & Zayadi. (2021). Gerakan progresif Muhammadiyah dalam pembaharuan pendidikan Islam dan sosial keagamaan di Indonesia. Mawaizh: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan.
Mustaqim, A. (2016). Model penelitian tokoh: Dalam teori dan aplikasi. Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis, 15(2), 201.
Rahmadi, R. (2019). Metode studi tokoh dan aplikasinya dalam penelitian agama. Al-Banjari: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman, 18(2), 274.
Republik Indonesia. (2019). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.
Steenbrink, K. A. (1994). Pesantren, madrasah, sekolah: Pendidikan Islam dalam kurun modern. LP3ES.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sulaiman, D. (2016). Manajemen pendidikan pesantren modern dalam pembentukan karakter anak. Al-Fikrah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(2), 133.
Van Bruinessen, M. (2012). Kitab kuning, pesantren, dan tarekat: Tradisi-tradisi Islam di Indonesia.
Yatimah, D. (2011). Manajemen pendidikan pesantren dalam upaya peningkatan mutu santri. Jurnal el-Hikmah, IX(1), 59-78.
Yunus, M. (1979). Sejarah pendidikan Islam di Indonesia. Mutiara.
